Assalamu'alaikum Wr. Wb
Tidak lupa kita berdoa terlebih dahulu....
Silahkan kalian dibaca, difahami dan di ringkas di buku catatan, materi melanjutkan yang kemarin.
Penilaian materi ini ketika tatap muka!
4. Perkara-Perkara Yang Membatalkan Shalat
Mari kita cermati! Shalat fardlu seseorang akan menjadi batal dan tidak sah dengan sendirinya, jika terjadi perkara-perkara yang membatalkan. Diantaranya:
Perkara-Perkara Yang Membatalkan Shalat
1. Datangnya hadats kecil maupun besar ditengah-tengah shalat.
2. Menempelnya najis yang tidak dapat dimaafkan pada badan, pakaian, dan tempat shalat, kecuali langsung disingkirkan.
3. Mengeluarkan ucapan lebih dari dua huruf dengan sengaja untuk berbicara atau satu huruf, namun sudah bisa dipahami. Contoh: Jangan berdiri!, “duduk!”, dan seterusnya.
4. Tertawa lebar ketika dalam shalat.
5. Makan dan Minum meskipun hanya sedikit.
6. Murtad ketika dalam shalat.
7. Gila ketika dalam shalat.
8. Berpaling dari arah kiblat.
9. Tersingkapnya pakaian, sehingga terbuka aurat.
10. Meringkas rukun shalat, seperti ruku’ dan i’tidal dijadikan satu sehingga dari ruku’ langsung sujud.
11. Ragu terhadap niat yang telah dilakukan, misalnya, dhuhur atau ashar.
12. Mengubah niat dari shalat fardhu menjadi shalat lainnya, misalnya, shalat dhuhur niatnya diganti dengan shalat gerhana matahari.
13. Niat keluar dari shalat sebelum sempurna semua rukun-rukunnya.
14. Bimbang dalam shalatnya, apakah akan meneruskan atau membatalkannya.
15. Menggantungkan pembatalan shalat pada suatu perkara. Contoh, dalam shalat mengatakan “jika haidh datang, saya akan membatalkan shalat”.
16. Sengaja meninggalkan salah satu rukun shalat.
17. Sengaja mengulang-ulang rukun dengan tujuan bersenda gurau.
18. Mencampur aduk rukun shalat, contoh mendahulukan rukun tertentu dan mengakhirkan yang lain di laur ketentuan.
19. Bermakmum pada orang yang shalatnya tidak sah, seperti kepada orang kafir.
20. Sengaja memanjangkan rukun yang pendek.
21. Mendahului atau tertinggal dua rukun yang berupa perbuatan (fi’li) yang dilakukan imam tanpa udzur.
22. Mengucapkan salam sebelum waktunya.
23. Mengucapkan takbiratul ihram kedua kalinya dengan niat memperbaruhi shalat.
24. Dengan sengaja kembali duduk tasyahud awal pada saat sudah dalam kondisi berdiri
B.TATA CARA PELAKSANAAN SHALAT FARDHU
2. Ketentuan Dalam Pelaksanaan Shalat Fardlu
Tahukah kita, dalam pelaksanaan shalat terdapat (1) rukun; (2) sunnah ab’adl; (3)sunnah hai’ah; dan (4) perkara-perkara yang membatalkan shalat. Keempatnya menjadi satu kesatuan. Contoh, kentut adalah membatalkan shalat, maka akibatnya seluruh ketentuan dalam rukun, sunnah ab’adl, dan sunnah hai’ah tidak mungkin dilaksanakan. Karena kentut akan berakibat batalnya shalat, dan mengulang kembali wudhu dan shalatnya dari awal
Rukun
Kedudukan sama dengan syarat sahnya shalat yang harus dipenuhi. Perbedaannya adalah: Syarat sahnya shalat dilaksanakan sebelum shalat dan berlanjut hingga selesainya shalat. Sedangkan rukun dilaksanakan dalam shalat itu sendiri. Rukun dalam shalat tidak boleh ditinggalkan baik karena sengaja, lupa, maupun memang tidak mengetahuinya. Rukun ibarat fondasi rumah, dan rumah tidak akan berdiri jika tidak ada fondasinya
Sunah Ab’ad
Perkara-perkara yang dianjurkan dalam pelaksanaan shalat, dan jika ditinggalkan dapat digantikan dengan sujud sahwi (sujud karena lupa dalam shalat). Dalam melakukan sujud sahwi dianjurkan membaca:
Artinya:
“Maha Suci Allah Swt yang tidak pernah tidur dan lupa
Sunnah Ha’iah
Perkara-perkara sunnah dalam shalat yang jika dilupa dikerjakan tidak perlu menggantinya dengan sujud sahwi
Rukun Shalat Fardlu Lima Kali
Mari Cermati dan Praktekkan Rukun-Rukun Shalat Di Bawah Ini!
1. Berdiri bagi orang yang mampu. Bagi kesulitan berdiri karena sakit atau lemah fisiknya, maka diperbolehkan shalat dengan duduk. Berdiri merupakan rukun awal shalat sebelum melakukan tabiratul ihram yang disertai dengan niat shalat.
2. Takbiratul ihram atau membaca Allahu Akbar dengan menghadap kiblat. Caranya melakukannya adalah mengangkat tangan sejajar dengan dua daun telinga.Waktu mengangkat tangan dilakukan bersamaan dengan mengucapkan
takbir.
3. Berniat di dalam hati bersamaan dengan takbiratul ihram. Niat memiliki tiga syarat yang harus dipenuhi: (1) Ada kehendak untuk melakukan sesuatu; (2) Menjelaskan ibadah yang hendak dilakukan; dan (3) Menyertakan kata fardlu dalam niatnya. Perhatian contoh shalat dhuhur:
Artinya:
“Aku berniat melaksanakan shalat fardlu dhuhur dengan empat rekaat dan menghadap kiblat pada saat ini hanya semata-mata karena Allah Swt”.
4. Membaca surah al-Fatihah secara lengkap dan bismillahirrahmanirrahim sebagai bagian didalamnya
5. Ruku’ yang berarti membungkukkan kepala dan penggung bersamaan dengan memegang kedua lutut.
6. Thuma’ninah yaitu berdiam dalam ruku’
hingga seluruh anggota tubuh tenang selama kira-kira selesai membaca tasbih.
7. Bangun dari ruku’ dan i’tidal. Artinya kembali pada keadaan sebelum ruku’, baik shalat yang dilakukan dengan berdiri maupun duduk.
8. Thuma’nihah i’tidal. Berdiam diri sebelum melakukan sujud pertama hingga seluruh anggota tubuh tenang selama kira-kira selesai membaca tasbih
9. Dua sujud dalam setiap rekaat. Meletakkan sebagian dahi yang terbuka ke tempat shalat.
10. Thuma’nihah, yaitu berdiam diri sebelum melakukan duduk diantara dua sujud hingga seluruh anggota tubuh tenang selama kira-kira selesai membaca tasbih.
11. Duduk diantara dua sujud dalam setiap rekaat.
12. Thuma’nihah, yaitu berdiam diri sebelum selama duduk diantara dua sujud hingga seluruh anggota tubuh tenang selama kira-kira selesai membaca tasbih.
13. Duduk untuk malaksanakan tasyahud akhir.
14. Membaca tasyahud akhir. Do’a tasyahud yang dibaca adalah:
Artinya:
“Penghormatan penuh berkah dan shalawat yang baik hanya untuk Allah Swt. Semoga keselamatan dan rahmat senantiasa tercurah kepadamu, wahai Nabi. Dam semoga keselamatan itu juga tercurah atas kami dan hamba-hamba Allah Swt yang shaleh. Abu bersaks bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad Saw adalah hamba sekaligus utusan-Nya”.
Setelah do’a tasayahud disusul dengan membaca shalawat sebagai berikut:
Artinya:
“Ya Allah Swt, anugerahilah keselamatan kepada Nabi Muhammad dan Keluarganya, sebagai Engkau telah menyelamatkan Ibrahim dan keluarganya. Ya Allah, berkahilah Muhammad dan keluarganya, sebagaimana engkau memberkahi Ibrahim dan keluarganya, sesungguhnya Engkau Maha Suci lagi Maha Pemberi yang tak terbatas”.
15. Mengucapkan salam yang pertama dan niat keluar dari shalat ketika salam pertama.. Adapun ucapan salam yaitu:
Artinya:
“Salam dan rahmat Allah Swt semoga tercurahkan bagi kalian semua”
16. Tertib yaitu melaksanakan rukun-rukun shalat sebagaimana ketentuan. Maka tidak diperbolehkan melakukan sujud sebelum rukuk
3. Perbedaan Pelaksanaan Rukun Antara Laki-Laki dan Perempuan
Ketentuan rukun shalat di atas diberlakukan kepada seluruh laki-laki dan perempuan. Ayo kita kaji lebih dalam, apakah tata cara pelaksanaan rukun shalat laki-laki sama dengan perempuan?
Mari kita temukan perbedaannya!
|
PELAKSANAAN RUKUN RUKUN SHALAT |
|
|
LAKI-LAKI |
PEREMPUAN |
|
Merenggangkan antara siku dari kedua lambungnya dan mengangkat perut agar menjauh dari kedua paha. |
Merapatkan bagian-bagian yang direnggangkan. Perut menempel pada kedua paha, dan ketika sujud dan ruku’ kedua lututnya saling menempel, begitu juga kedua kakinya karena posisi ini lebih menutup bagi perempuan. |
|
Cara Membaca Bacaan Shalat |
|
|
Mengeraskan suara bacaannya pada shalat-shalat jahriyah dan membaca dengan suara rendah pada shalat-shalat sirriyah. |
Shalat yang dilakukan di sekitar laki-laki lain bukan mahram, dianjurkan merendahkan suaranya |
|
Aurat |
|
|
Dalam shalat minimal harus menutup anggota tubuh antara pusar hingga kedua lutut |
Seluruh anggota badan, kecuali wajah dan dua telapak tangan |
4. Sunnah Hai’ah dan Sunnah Ab’adl Dalam Shalat Fardlu
Sudah menemukan jawaban kah kita, bagaimana jika kita lalai terhadap rukun-rukun di atas? Contoh: Kita lupa mengerjakan dua sujud dalam rekaat pertama. Kita juga membaca surah al-Fatihah dalam posisi ruku’. Kita juga lupa jika dalam kondisi shalat, sehingga berkata “hei jangan ramai!”. Jawabannya adalah melakukan sujud sahwi.
Sujud dilakukan sebagaimana sujud dalam shalat pada umumnya, yaitu dua kali dan disela-selai oleh duduk diantara dua sujud. Sujud ini dilaksanakan sebelum salam yang pertama.
Tahu kah kita, jika telah mengerjakan semua rukun di atas, maka shalatnya sudah sah. Namun yang biasa kita lakukan dan amati bersama, ada bacaan maupun gerakan-gerakan lebih dari ketentuan rukun yang ada.
Mengapa penambahan bacaan dan gerakan terjadi? Apakah tidak membatalkan shalat, karena menambah diluar ketentuan rukun? Jawabnya adalah, boleh selama penambahan dianjurkan atau disunnahkan oleh Rasulullah Saw. Disunnahkan terbagi dalam dua bagian, yaitu: sunnah ab’adl dan sunnah hai’ah.
Sunnah Ab’adl Dalam Shalat Fardlu
1. Membaca dan duduk tasyahud awal. Tasayahud ini hanya berlaku pada shalat yang jumlah rekaatnya lebih dari 2 rekaat, seperti maghrib, isya’, dhuhur, dan ashar. Dalam tasyahud awal disunnahkan membaca doa yang sama dengan tasyahud akhir tanpa shalawat kepada Nabi.
2. Membaca shalawat kepada Nabi pada tasyahud awal.
3. Membaca shalawat kepada keluarga Nabi dalam tasyahud akhir.
4. Berdiri dalam qunut dan membaca do’anya pada rekaan kedua pada posisi i’tidal dalam shalat subuh
Sunnah Hai’ah Dalam Shalat Fardlu
1. Mengangkat tangan ketika takbiratul ihram, ruku’, bangun dari ruku’, dan bangun dari tasyahud awal. Mengangkat kedua tangan hingga ujung jari-jari melebihi tingginya telinga, dengan kedua ibu jari di bawah cuping telinga, dan kedua telapak tangannya melebihi tinggi kedua bahu. Mengangkat tangan juga sambil memulai takbir dan tasmi'.
2. Memiringkan ujung-ujung jari ke arah kiblat sambil merenggangkannya pada saat mengangkat tangan.
3. Meletakkan tangan kanan di atas tangan kiri dan menempatkannya di pertengahan antara dada dan pusar.
4. Membaca do’a iftitah atau tawajjuh setelah takbiratul ihram pada rekaat pertama
5. Membaca ta’awudz atau istia’adzah, yaitu:
Artinya:
“Aku berlindung dari godaan syaithan yang terkutuk”.
Ta’awudz dibaca sebelum membaca surah dan dengan suara yang pelan.
6. Mengeraskan bacaan pada tempatnya. Termasuk bacaan keras adalah pada waktu shalat subuh, dua rakaat pertama shalat Isya, dua rakaat pertama shalat Maghrib, dan dua rakaat shalat subuh.
7. Membaca pelan pada tempatnya. Termasuk bacaan yang dipelankan adalah semua shalat selain yang telah disebutkan pada nomor 6 (enam).
8. Mengucapkan “Amin” ( أمين ) setelah selesai membaca surat al-Fatihah.Pengucapan amin dilakukan dengan suara keras dalam shalat jarhriyah, dan dengan rendah atau pelan dalam shalat sirriyah.
9. Membaca surat setelah surah Al-Fatihah pada dua rekaat pertama bagi imam atau orang yang shalat sendirian.
10. Membaca takbir ketika setiap kali hendak ruku’ dan bangkit dari selain ruku’, kecuali takbiratul ihram yang wajib hukumnya.
11. Meletakkan kedua telapak tangan pada kedua lutut pada saat posisi ruku’ sambil merenggangkan jari-jari.
12. Membaca tasbih sebanyak tiga kali dalam ruku’. Sedangkan bacaannya adalah Subhana Rabbaiyal ‘Adzimi dengan tambahan wa bihamdihi sebagai penyempurna.
13. Mengucapkan kalimat tasmi’ ketika bangkir dari ruku’
Rahel saputro nugroho
ReplyDelete22
7f
Nama:Ilham Nur Pratama
ReplyDeleteKelas:7A
No.absen:14
Daffa Nakita Ian Danarko
ReplyDelete7c
10
Nama:Nabella putri savira
ReplyDeleteKelas:7A
NoAbsen:22
Nama : Taufiq Akbar Ramadhan
ReplyDeleteKelas : 7A
No : 29
WENING SEKAR UTAMI
ReplyDelete7A
32
Aulia Nur Rohmah
Delete7A
07
Aulia Nur Rohmah
Delete7A
07
Nama:Anisa Ayu Andira
ReplyDeleteKelas:7A
No absen:04
nama:innayathul kaditha
ReplyDeletekelas:7A
no absen:15
Arif Taufiqurrahman/06/7E
ReplyDeleteNadine listya putri
ReplyDelete20
7D
Ervan Darya Ramadhani kelas7A Absen 9
ReplyDeleteNama :Jesika Mulya Ningrum
ReplyDeleteKelas :7B
No :18
Nama:Muhammad Alif Daneswara
ReplyDeleteKelas:7E
No absen:18
Sabrang Bawono
ReplyDelete7c
28
Nama.M.zakka af ghani
ReplyDeleteNo.18
Kls.7D
Choirun Nissa Alma Aulia
ReplyDelete7D
9
Ardian Putra Rizky Haryanto
ReplyDelete7B
06
nama : wisnu
ReplyDeletekelas : 7f
no : 32
Nama:Ahmad Nur Rifai
ReplyDeleteKelas:7f
No absen:03
Meta Nasikhatul Azizah
ReplyDelete7A
17
Nama: Razita Mahfuzah
ReplyDeleteKelas: 7c
No Absen: 26
Meutya Arifka Khoirunisa
ReplyDeleteKelas : 7c
No.Absen : 18
Jovan herdiansyah
ReplyDeleteKelas:7f
No absen:16
Dian hanum pratiw
ReplyDelete7E
10
WAHYU RAMADHAN
ReplyDelete7E
29
Yogi dwi pratama
ReplyDelete7d
30
Yogi dwi pratama
ReplyDelete7d
30
Nama:Riva putri nur aini
ReplyDeleteKelas:7f
No absen:24
Nama:Satriya
ReplyDeleteKelas:7D
No:26
Nama: Arista Keisya Nugraha
ReplyDeleteKelas: 7A
NoAbsen: 06
Nama: Arista Keisya Nugraha
ReplyDeleteKelas: 7A
NoAbsen: 06
Nama:Isna Dinawati
ReplyDeleteKelas:7B
Noabsen:17
Nama : Faisal Ahnaf Hidayat
ReplyDeleteKelas : 7E
No absen : 11
Khoirin Nissa Ida Khasanah
ReplyDelete7E
14
Nama:Dhanu Wahyu Saputro
ReplyDeleteKelas:7f
No:07
LATIEF FAHRURI P
ReplyDelete7D
14
Nama:tasya nur aeni
ReplyDeleteKelas:7D
No:29
nama:Nurma Nur Hidayati
ReplyDeletekelas:7F
no absen:20
Nama : Trianinda Murihana Dewi
ReplyDeleteKelas :7F
No Absen:30
Titan
ReplyDelete7D
31
SUBQHI RIZQI FERNANDO
ReplyDelete7C
29
NADDHIRRA AUGUSTINE MELANDINI
ReplyDelete23
7A
NADDHIRRA AUGUSTINE MELANDINI
ReplyDelete23
7A
EVA SEPTIANA PUTRI
ReplyDelete7F
11
Ragil Evan Hidayat
ReplyDelete7D
21
Aditiya rahmadani
ReplyDelete7D
01
Fadli Yanto Romadhoni
ReplyDelete12
7F
Anditho galih putra fajar
ReplyDeleteKelas:7e
No absen:5
Nama:Muhammad Ihsan Yahya
ReplyDeleteKelas:7D
No.absen:17
Nama:aryuda dwi wijatmoko
ReplyDeleteKelas:7E
No absen:07
Nama:aryudi dwi wijatmoko
ReplyDeleteKelas:7D
No absen:06
Nama:Septiana Romadhoni
ReplyDeleteKelas:7f
No.absen:26
Anditho Galih Putra Fajar
ReplyDeleteKelas 7E
No absen 05
Nama=Rafi nur fatoni
ReplyDeleteKelas=7A
No Absen=27
Dian Destiana Dwi Putri/7f/8
ReplyDeleteNama: Bimo kuncoro adi h
ReplyDeleteKelas: 7F
No. absen: 06
Mardyana Putri Rahayu
ReplyDelete7B
20
Fadhilah
ReplyDelete11
7d
Fadhilah
ReplyDelete11
7d
Angga Briyan Ramadhan
ReplyDelete7d
04
Moh diky kurniawan
ReplyDelete7e
15
Bayu Herlambang
ReplyDelete07
7D
nama:SURYANI
ReplyDeletekelas:7f
no.absen:29
AFLAH RAFA WIDAYAT
ReplyDeleteKelas:7E
No Absen:03
AFLAH RAFA WIDAYAT
ReplyDeleteKelas:7E
No Absen:03
Yoni Achmad f
Delete31
7e
Yoni Achmad Febriawan
ReplyDelete31
7e
Alifya pradita rahmadhani
ReplyDelete03
7c
Alifatun Nisa Ramadhani
ReplyDelete7A
03
Nama:Ludfi nugroho
ReplyDeleteKelas:7f
No absen:17
Nama:Lisa Oktavia ramadhani
ReplyDeleteKelas:7B
No:19
Satya dava kurniawan
ReplyDelete7F
25
Habib Azis Aulia
ReplyDelete7f/13
Uqaila Zahy Prameswari
ReplyDelete7c
31
Anak2ku tetap semangat beraktivitas, rajin belajar, beribadah, mengaji, berbakti pada ortum sholat tepat waktu. Sekali lagi mengingatkan pekan depan kalian PTS, moga lanjarsukses semuanya n sehat afiat selalu.
ReplyDelete