Friday, September 11, 2020

SKI kelas VIII (E,F), Sabtu 12 September 2020

Assalamu'alaikum Wr. Wb

Silahkan kalian baca, fahami dan catat materi tersebut di buku catatan.

Penilaian ketika pertemuan tatap muka, semangat belajar! 

b. Ilmuan Filsafat Islam

Filsafat (falsafah) merupakan pengetahuan tentang kebenaran yang dipahami oleh akal manusia. Mari kita mengenal tokoh-tokoh ilmuan filsafat Islam berikut ini :

 Ø Al-Kindi (Filusuf muslim pertama)

Al-Kindi atau yang bernama lengkap Abu Yusuf Ya’qub bin Ishaq bin Sabah Al-Kindi, seorang putra Gubernur yang lahir di Kuffah sekitar tahun 801 M lalu menetap dan meninggal di Baghdad, Irak pada tahun 873 M. Di barat ia dikenal dengan nama Al-Kindus. Ia hidup pada masa pemerintahan khalifah Al-Amin, Al-Ma’mun, Al-Mu’tashim, Al-Watsiq, dan Al-Mutawakkil. Karena merupakan keturunan asli Arab, maka ia memperoleh gelar “Filusuf Arab”, dan ia memang merupakan representasi pertama dan terakhir dari seorang murid Aristoteles (Filusuf Yunani) di dunia timur yang murni keturunan Arab.

Al-Kindi lebih dari seorang filusuf, ia ahli perbintangan, kimia, ahli mata, dan musik. Tidak kurang dari 361 buah karya ilmiah ditulisnya. Namun sayangnya kebanyakan dari karya-karnya itu tidak bisa ditemukan. Diantara karya filsafatnya adalah “Risalah fi Madkhal al-Mantiq bil Istifa al-Qaul Fih” sebuah pengantar lengkap logika.

Lewat karyanya Al-Kindi berusaha menjelaskan hubungan agama dengan filsafat, ia mengatakan antara filsafat dengan agama tidak ada pertentangan dan tidak perlu dipertentangkan, karena keduanya sama-sama mencari kebenaran. Titik temu pada kebenaran inilah yang kemudian menyebabkan banyak ilmuan muslim dan lainnya mengkaji pemikiran filsafat Yunani-Romawi sehingga filsafat menjadi salah satu hasi dan bentuk pemikiran ilmuan muslim yang cemerlang.

Ø Al-Ghazali (Hujjatul Islam)

 Imam Ghazali memiliki nama lengkap Abu Hamid bin Muhammad bin Muhammad Al-Ghazali At-Tusi, bergelar Hujjatul Islam yang artinya orang yang memiliki kewenangan/otoritas atas Islam. Di lahirkan di Thusi, Khurasan pada tahun 1059 M dan wafat tahun 1111 M. Guru Imam Ghazali adalah Al-Imam Haramain Al-Juwaini, seorang ulama besar dan mengajar di Madrasah An-Nidzamiyah, Baghdad, Iraq.

Imam Ghazali memiliki karakter tekun, rajin, teliti, dan cerdas sehingga banyak disiplin ilmu yang dikuasainya. Di antaranya seperti, ilmu kalam, fiqih, teologi, filsafat, kimia, matematika dan lain sebagainya.

Imam Ghazali berhasil menulis sekitar dua ratus kitab. Di antara karyanya yang masyhur adalah :

- Tahafutut Falasifah (kerancuan filsafat) : sebuah kitab yang membahas tentang filsafat Islam

- Ihya ‘Ulumiddin : kitab tasawuf yang membahas tentang kaidah dan prinsip dalam menyucikan jiwa yang membahas tentang penyakit hati, pengobatannya dan mendidik hati. Kitab ini merupakan karya yang paling terkenal dari Imam Ghazali.

 Ø Ibnu Maskawaih

 Memiliki nama lengkap Abu Ali Ahmad ibnu Muhammad ibnu Maskawaih. Lahir di Iran pada tahun 932 M dan wafat tahun 1030 M. Ibnu Maskawaih merupakan sosok ilmuan muslim bidang ilmu filsafat akhlaq. Menurutnya, akhlaq adalah keadaan jiwa seseorang yang mendorongnya melakukan perbuatan-perbuatan tanpa melalui pertimbangan pemikiran terlebih dahulu.

Selama hidupnya Ibnu Maskawaih banyak menghasilkan karya tulis yang sangat luar biasa dan mempengaruhi perkembangan ilmu filsafat di kemudian hari. Di antara karya-karnya adalah :

Tahzibul Akhlaq Wa Tathirul ‘A’raq : menjelaskan tantang cara untuk meraih akhlaq yang stabil dan prilaku yang lurus.

Tartib as Sa’adah : menjelaskan tentang politik dan akhlaq

Jawidan Khirad : kumpulan syair-syair mutiara dan bijak.

c. Ilmuan Kimia

 Setelah ilmu kedokteran, filsafat, astronomi, dan matematika, ilmuan muslim dalam bidang kimia memberikan peran besarnya terhadap pradaban Islam masa Daulah Abbasiyah. Adalah Jabir bin Hayyan, dikenal sebagai Bapak kimia muslim pertama. Dunia barat menyebutnya dengan Geber.

Jabir bin Hayyan bin Abdullah Kufi, dilahirkan di desa Thus-Khurasan kemudian menetap di Kuffah sekitar tahun 776 M. Ia merupakan tokoh besar dalam bidang ilmu kimia pada abad pertengahan. Dalam beberapa riwayat Jabir bin Hayyan pernah

Gambar ilustrasi 18. Jabir bin Hayyan.

Sumber : moslemobsession.com

menimba ilmu kepada putera mahkota Daulah Umayyah Khalid bin Yazid bin Muawwiyah dan Imam Ja’far As-Shadiq.

Penguasaannya terhadap ilmu kimia membawanya menjadi seorang ahli kimia yang termasyhur di zamannya. Pendapatnya yang terkenal dalam presfektif keilmiahannya adalah bahwa logam biasa seperti seng, besi, dan tembaga dapat diubah menjadi emas, atau perak dengan formula misterius, yang untuk mengetahuinya ia telah banyak menghabiskan waktu. Jabir bin Hayyan juga menggambarkan secara ilmiah dua operasi utama kimia: kalnikasi dan reduksi kimiawi. Ia memperbaiki beberapa motode penguapan, sublimasi, peleburan, dan kristalisasi.

Buku-buku yang menggambarkan kecerdasan dan penguasaanya terhadap ilmu kimia seperti :

- Ar-Rahmah : buku cinta

- Al-Tajmi : buku tentang konsentrasi

- Al-Zibaq Al-Sayrqi : Air Raksa Timur

 d. Ilmuan Astronomi

 Di lahirkan di Khawarizm, Uzbekistan pada tahun 780 M dengan nama lengkap Muhammad bin Musa Al- Khawarizmi yang kemudian lebih dikenal dengan Al-Khawarizmi. Ia hidup masa pemerintahan khalifah Abdullah Al-Ma’mun, sosok khalifah Daulah Abbasiyah yang mencintai dan mencurahkan perhatiannya terhadap pengembangan ilmu pengetahuan.

Al-Khawarizmi adalah tokoh utama dalam kajian matematika Arab dan observer bidang astronomi. Sebagai seorang pemikir Islam terbesar, ia telah mempengaruhi pemikiran dalam bidang matematika melampaui pemikiran ilmuan Abad Pertengahan lainnya.

Peran Al-Khawarizmi terhadap pengembangan ilmu astronomi dan matematika sangatlah besar. Ia telah menyusun tabel astronomi tertua, ia juga menulis karya tertua tentang aritmatika dan tentang aljabar. Karya aljabarnya itu disebut Al-Mukhtasar Fil Hisab Al-Jabar wal Muqabalah. Kitab ini memuat tentang :

- Cara menghitung melalui penjajagan dan jawaban palsu (rules of false position/regular-fast).

- Pengetahuan matematika yang kemudian disebut barisan Fibonacci, yaitu : 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, 55, 89, 144...dan seterusnya. Dengan pola bilangan ini nantinya akan diperoleh suatu segitiga pascal, dengan penjumlahan bilangan menurut garis lurus.

 a. Penilaian Kompetensi Pengetahuan

 Penilaian pengetahuan dilakukan dalam bentuk mengerjakan uji kompetensi dengan menjawab pertanyaan berikut ini.

1. Apa pengaruh ilmuan dalam mensejahterakan kehidupan bangsa !

2. Tuliskan peran besar ilmuan muslim bidang kedokteran lewat karya-karyanya yang mendunia !

3. Tuliskan karya Jabir bin Hayyan dalam dua metode operasi kimiawi yang diciptakannya !

4. Tuliskan kiprah Al-Khawarizmi dalam bidang ilmu astronomi !

5. Terangkan tiga perilaku seorang pelajar yang meneladani kegigihan ilmuan-ilmuan muslim pada masa Daulah Abbasiyah !


11 comments:

SKI kelas 8 ABC (15/01/22)

Assalamu'alaikum Wr. Wb Salam sehat selalu dan tetap semangat untuk belajar, sebelum dimulai mari awali dengan berdoa. Materi hari ini t...