Tuesday, October 6, 2020

Fikih kelas 8 (A-), Rabu 7 Oktober 2020

 Assalamu'alaikum

Materi kali ini melanjutkan materi kemarin Bab III Puasa wajib dan puasa sunah

Sebelum kita mulai mari kita berdoa dahulu, berdoa mulai.....selesai.

Silahkan kalian salin ke buku catatan materi di bawah ini dan di fahami.

BAB III 

PUASA WAJIB DAN PUASA SUNAH

1.      Pengertian Puasa

Tahukah kamu apa itu puasa? Istilah puasa dalam bahasa Arab dikenal dengan

“shiyaam atau shaum”, keduanya merupakan bentuk masdar dari:

yang yang berarti menahan atau mencegah. Sedangkan menurut istilah, puasa adalah

menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenam

matahari disertai niat, syarat dan rukun tertentu.

Allah Swt. berfirman:

Artinya: “… dan Makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam,

Yaitu fajar. kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam. (QS. Al-Baqarah:

187)

Agar ibadah puasa yang kita lakukan sah dan bernilai pahala, maka kita harus

mengetahui syarat dan rukunnya.

2.      Syarat Puasa

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi dalam melaksanakan puasa. Syarat-syarat

tersebut terdiri dari syarat wajib dan syarat sah.

a. Syarat wajib puasa

Syarat wajib puasa adalah segala sesuatu yang menyebabkan seseorang diwajibkan

melakukan puasa. Muslim yang belum memenuhi syarat wajib puasa maka dia belum

dikenai kewajiban untuk mengerjakan puasa wajib. Adapun yang termasuk syarat wajib

puasa antara lain:

1) Islam

2) Baligh

3) Berakal sehat

4) Mampu (kuat melakukannya)

5) Suci dari haid dan nifas (khusus bagi kaum wanita)

6) Menetap (mukim).

b. Syarat sah puasa

Syarat sah adalah kondisi yang harus dipenuhi oleh seseorang agar puasanya sah dan

diterima oleh Allah Swt. Syarat sah puasa antara lain:

1) Islam

2) Mumayiz (bisa membedakan yang baik dan buruk)

3) Suci dari haid dan nifas

4) Berpuasa bukan pada hari-hari yang diharamkan.

  3. Rukun Puasa

Pada waktu kita berpuasa, ada dua rukun yang harus diperhatikan, yaitu :

1) Niat, yaitu menyengaja untuk berpuasa

Niat puasa yaitu adanya kesengajaan di dalam hati untuk menjalankan puasa sematamata

mengharap ridha Allah Swt. Ibadah puasa tanpa adanya niat maka tidak bisa

dikatakan sebagai puasa. Untuk puasa wajib, maka kita harus berniat sebelum datang

fajar. Sementara itu untuk puasa Sunah, niat boleh dilakukan setelah terbit fajar,

dengan syarat kita belum melakukan perbuatan-perbuatan yang membatalkan puasa,

seperti makan, minum, berhubungan suami istri, dan lain-lain.

Nabi saw bersabda:

Artinya: Dari Hafshah, dari Nabi Saw. bersabda: “Barangsiapa siapa yang tidak

berniat sebelum fajar, maka puasanya tidak sah.” (HR. Abu Daud, Tirmidzi, dan

An-Nasa’i)

2) Meninggalkan segala sesuatu yang membatalkan puasa mulai terbit fajar hingga

matahari terbenam

4.      Sunah Puasa

Selain melaksanakan hal yang wajib, kita juga dianjurkan melaksanakan amalanamalan

Sunah untuk mendapatkan kesempurnaan ibadah kita. Adapun amalan-amalan Sunah

tersebut antara lain:

a. Makan sahur.

Makan sahur bertujuan kita kuat menjalankan ibadah puasa. Sahur diSunahkan karena

ada keberkahan di dalamnya, sebagaimana sabda Rasulullah Saw.:

Artinya: Dari Anas bin Malik ra. berkata, telah bersabda Rasulullah Saw: Makan

sahurlah kamu, sesungguhnya makanan sahur itu terdapat keberkahan.” (HR. Al-

Bukhari dan Muslim)

b. Mengakhirkan makan sahur.

c. Menyegerakan berbuka setelah waktu maghrib tiba. Disunahkan berbuka dengan

makanan yang manis-manis seperti kurma segar atau kurma matang dengan bilangan

ganjil. Jika tidak ada maka dengan air putih, kemudian melaksanakan salat maghrib.

d. Membaca doa ketika berpuasa.

Berdoa saat berbuka puasa merupakan sunah yang diajarkan Rasulullah Saw. Salah

satu waktu yang mustajab untuk berdoa adalah menjelang berbuka atau saat berbuka

puasa.

e. Memberi buka puasa (tafthir shaim). Hendaknya kita berusaha untuk selalu

memberikan ifthar (berbuka) bagi mereka yang berpuasa walaupun hanya seteguk air

ataupun sebutir kurma.

f. Meninggalkan hal-hal yang akan menghilangkan nilai puasa seperti berdusta,

bergunjing, adu domba, berbicara sia-sia dan jorok, serta larangan-larangan Islam

lainnya sehingga terbentuk ketaqwaan, inilah tujuan puasa.

g. Memperbanyak amal shalih terutama membaca Al-Qur’an dan bersedekah.

h. I’tikaf adalah berdiam diri di masjid untuk beribadah kepada Allah. Rasulullah Saw.

selalu beri’tikaf terutama pada sepuluh malam terakhir dan para istrinya juga ikut i’tikaf

bersamanya. Secara khusus materi tentang i’tikaf akan dibahas pada baba tersendiri.

5.       Hal-Hal yang Dimakruhkan ketika Puasa

Ketika kita sedang berpuasa, ada hal-hal yang makruh dilakukan meskipun tidak

sampai membatalkan puasa antara lain:

1) Berkumur-kumur yang berlebihan

2) Menyikat gigi, bersiwak setelah tergelincir matahari

3) Mencicipi makanan, walaupun tidak ditelan

4) Memperbanyak tidur ketika berpuasa, dan

5) Berbekam atau disuntik

6) Sengaja melambatkan berbuka padahal waktu sudah tiba.

       6. Hal-Hal yang Membatalkan Puasa

Saat kamu berpuasa, berhati-hatilah jangan sampai melakukan sesuatu yang dapat

membatalkan ibadah tersebut. Adapun beberapa hal yang dapat membatalkan puasa antara

lain:

1) Makan dan minum dengan sengaja

2) Murtad (keluar dari agama Islam)

3) Muntah dengan sengaja

4) Bersetubuh atau melakukan hubungan suami istri pada siang hari

5) Keluar darah haid atau nifas

6) Keluar air mani yang disengaja

7) Merubah niat puasa.

8) Hilang akal karena mabuk, pingsan, atau gila.

58 comments:

  1. Rahma ariska nur khairunnisa
    8D
    25

    ReplyDelete
  2. Bagas dairo shando
    8B
    10

    ReplyDelete
  3. alfian hafizh
    8c
    06

    ReplyDelete
  4. Adinda Devi Lintang Pertiwi
    02/8C

    ReplyDelete
  5. Adinda Devi Lintang Pertiwi
    02/8C

    ReplyDelete
  6. Novina Abela Yumandari
    kelas:8C
    no absen:30

    ReplyDelete
  7. Ayusta Nawang Setyaningsih
    8b/9

    ReplyDelete
  8. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  9. Yuda sakti Kurniawan
    Kelas 8F
    Nomer absen 28

    ReplyDelete
  10. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  11. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  12. Yuda sakti Kurniawan
    Kelas 8F
    Nomer absen 28

    ReplyDelete

SKI kelas 8 ABC (15/01/22)

Assalamu'alaikum Wr. Wb Salam sehat selalu dan tetap semangat untuk belajar, sebelum dimulai mari awali dengan berdoa. Materi hari ini t...