Tuesday, November 9, 2021

FIKIH 8 DEF 10/11/21

Assalamu'alaikum Wr. Wb

Salam sehat, mari pembelajaran ini awali dengan membaca basmalah!

Materi hari ini Puasa Sunah, silahkan kalian baca materinya, fahami dan ringkas materinya.

MATERI

2. Puasa Sunnah
Puasa sunnah adalah puasa yang apabila dilaksanakan mendapat pahala, dan apabila ditinggalkan tidak mendapat dosa. Adapun macam-macam puasa sunnah adalah sebagai berikut:
a. Puasa 6 hari pada bulan Syawal
Hadits Nabi :

Artinya: “Dari Abu Ayyub al-Anshariy, bahwasanya Rasulullah Saw. bersabda, "Barangsiapa puasa Ramadlan lalu ia iringi dengan puasa enam hari dari Syawwal, adalah (pahalanya) itu seperti puasa setahun". (HR. Muslim)
b. Puasa Senin dan Kamis
Hadis Nabi yang diriwayatkan Aisyah ra.:

Artinya: “Dari Jubair bin Nufair bahwa Aisyah ra. berkata, bahwa Nabi Saw.
memilih berpuasa hari Senin dan Kamis". (HR. An-Nasa‟i)
c. Puasa Dawud
Puasa Dawud adalah puasa yang dilaksanakan oleh Nabi Dawud As. Tata caranya adalah puasa berselang, maksudnya satu hari puasa, satu hari tidakpuasa. Puasa ini merupakan puasa sunnah yang paling utama. Hadis Nabi :

Artinya:"Dari Abdullah bin Amr, Nabi bersabda: Berpuasalah sehari dan berbukalah sehari. Itulah puasa Dawud, dan itulah puasa yang paling utama". Abdullah berkata: saya sanggup lebih dari itu" Nabi bersabda: "Tidak ada yang lebih utama dari itu". (HR. Al-Bukhari dan Muslim).
d. Puasa Arafah
Puasa arafah adalah puasa yang dilaksanaka pada tanggal 9 Dzulhijjah. Puasa ini dapat menghapuskan dosa selama dua tahun, yaitu satu tahun yang telah lalu dan satu tahun yang akan datang.
Hadis Nabi :

Artinya: “Dari Abi Qatadah, ia berkata, Rasulullah Saw. bersabda:”Puasa hari `Arafah menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” (HR. Muslim)
Puasa arafah tidak disunnahkan bagi mereka yang sedang wukuf di Arafah dalam rangka menunaikan ibadah haji.
e. Puasa Asyura (10 Muharram)
Nabi Saw. bersabda :

Artinya:”Puasa 'Asyura itu menutup dosa tahun yang telah lalu”(HR. Muslim)
f. Puasa Muharram
Bulan muharram adalah bulan yang dianjurkan untuk memperbanyak berpuasa. Hadits Nabi :

Artinya: "Dari Abi Hurairah ra., ia berkata, Rasulullah Saw. bersabda,”Seutamautama
puasa sesudah Ramadhan ialah puasa pada bulan Allah, Muharram". (HR.
Muslim)
g. Puasa tengah bulan pada setiap tanggal 13, 14 dan 15 bulan Qamariah. Puasa ini biasa disebut juga puasa putih karena pada tanggal-tanggal tersebut bulan bersinar penuh, atau hampir penuh, tidak terhalangi oleh bayangan bumi, sehingga bumi menjadi terang.

h. Puasa pada pertengahan bulan Sya'ban (Nisfu Sya'ban).

3. Puasa Haram
Puasa haram, yaitu puasa yang apabila dikerjakan berdosa dan apabila
ditinggalkan berpahala. Adapun macam-macam puasa haram sebagai berikut:
a. Hari Raya Idul Fitri
Tanggal 1 Syawwal telah ditetapkan sebagai hari raya sakral umat Islam. Hari itu
adalah hari kemenangan yang harus dirayakan dengan bergembira. Karena itu
syariat telah mengatur bahwa di hari itu tidak diperkenankan seseorang untuk
berpuasa sampai pada tingkat haram. Meski tidak ada yang bisa dimakan, paling
tidak harus membatalkan puasanya atau tidak berniat untuk puasa.
b. Hari Raya Idul Adha
Hal yang sama juga pada tanggal 10 Zulhijjah sebagai Hari Raya kedua bagi umat
Islam. Hari itu diharamkan untuk berpuasa dan umat Islam disunnahkan untuk
menyembelih hewan kurban dan membagikannya kepada fakir miskin dan kerabat
serta keluarga. Agar semuanya bisa ikut merasakan kegembiraan dengan
menyantap hewan qurban itu dan merayakan hari besar.
c. Hari Tasyrik
Hari tasyrik adalah tanggal 11, 12 dan 13 bulan Zulhijjah. Pada tiga hari itu umat
Islam masih dalam suasana bahagia merayakan hari Raya Idul Adha sehingga
masih diharamkan untuk berpuasa. Pada tiga hari itu masih dibolehkan untuk
menyembelih hewan qurban sebagai ibadah yang disunnahkan sejak zaman nabi
Ibrahim As.
d. Puasa pada hari Syak
Hari syak adalah tanggal 30 Sya`ban bila orang-orang ragu tentang awal bulan
Ramadhan karena hilal (bulan) tidak terlihat. Saat itu tidak ada kejelasan apakah
sudah masuk bulan Ramadhan atau belum. Ketidakjelasan ini disebut syak. Dan
secara syar`i Umat Islam dilarang berpuasa pada hari itu.
e. Puasa wanita haidh atau nifas
Wanita yang sedang haidh atau nifas diharamkan mengerjakan puasa. Karena kondisi
tubuhnya sedang dalam keadaan tidak suci dari hadas besar. Apabila tetap
melakukan puasa, maka berdosa hukumnya. Meski tidak berpuasa, bukan berarti
mereka boleh bebas makan dan minum sepuasnya, tetapi harus menjaga kehormatan
bulan Ramadhan dan kewajiban menggantinya di hari lain.

4. Puasa Makruh
Puasa makruh yaitu puasa yang apabila dikerjakan tidak berdosa dan apabila
ditinggalkan (tidak berpuasa) mendapatkan pahala. Contoh puasa makruh antara lain:
a. Puasa yang dilakukan pada hari Jumat, kecuali beberapa hari sebelumnya telah
berpuasa. Hal ini didasarkan pada hadis Nabi Muhammad Saw.
b. Puasa Sunnah pada paruh kedua bulan Sya`ban
Puasa ini mulai tanggal 15 Sya`ban hingga akhir bulan Sya`ban. Namun bila puasa
bulan Sya`ban sebulan penuh, justru merupakan sunnah.

46 comments:

  1. Muhammad Alif Daneswara
    8e
    19

    ReplyDelete
  2. Muhamad Safrudin
    18
    8E

    ReplyDelete
  3. Nama:Ahmad Nur Rifai
    Kelas:8f
    No absen:3

    ReplyDelete

SKI kelas 8 ABC (15/01/22)

Assalamu'alaikum Wr. Wb Salam sehat selalu dan tetap semangat untuk belajar, sebelum dimulai mari awali dengan berdoa. Materi hari ini t...