Assalamu'alaikum Wr. Wb
Silahkan kalian berdoa terlebih dahulu...!
Materi hari ini ketentuan haji dan umrah, jangan lupa isi absen nya.
Semoga kalian sehat selalu dan shalat yang tertib.
Klik: AbsenFI8 10-3-21
MATERI
C. HIKMAH DIWAJIBKANNYA HAJI DAN UMRAH
Haji merupakan ibadah tahunan yang besar yang Allah syari‟atkan bagi para hamba-Nya,
mempunyai berbagai manfaat yang besar dan tujuan yang besar pula, yang membawa
kebaikan di dunia dan akhirat. Dan diantara hikmah ibadah haji ini adalah:
1. Mengikhlaskan seluruh ibadah
Beribadah semata-mata untuk Allah Swt. dan menghadapkan hati kepada-Nya
dengan keyakinan bahwa tidak ada yang berhak disembah, kecuali Dia dan bahwa
Dia adalah Pencipta jagad raya dan pemilik nama-nama yang indah dan sifat-sifat
yang mulia. Tidak ada sekutu bagi-Nya, tidak ada yang menyerupai-Nya dan tidak
ada tandingan-Nya. Dan hal ini telah diisyaratkan dalam firman-Nya.
Artinya: “Dan ingatlah ketika Kami menempatkan tempat Baitullah untuk Ibrahim
dengan menyatakan ; “Janganlah engkau menyekutukan Aku dengan apapun dan
sucikan rumah-Ku ini bagi orang-orang yang tawaf, beribadah, ruku dan sujud”
(QS. Al-Hajj : 26)
2. Mendapat ampunan dosa-dosa dan balasan surga.
Nabi Saw bersabda
Artinya: “Satu umrah sampai umrah yang lain adalah sebagai penghapus dosa
antara keduanya dan tidak ada balasan bagi haji mabrur kecuali jannah” )HR Al-
Bukhari dan Muslim)
Artinya: “Barang siapa yg melakukan haji ke Ka'bah ini, lantas tak berkata-kata
kotor serta tak melakukan tindakan kefasikan, ia kembali seperti dilahirkan ibunya.
(HR. Nasa‟i)
3. Dapat terbukanya wawasan
Begitu banyak perbedaan dalam pelaksanaan ibadah, namun para jamaah tetap
bersatu beribadah dan sama-sama mendapat ridha Allah. Sikap ini tentu akan
berpengaruh luar biasa dalam kehidupan karena hampir semua masalah yang
melanda umat Islam, bersumber pada kepicikan dan kesempitan wawasan dan
pandangannya tentang Islam.
4. Menyambut seruan Nabi Ibrahim As.
Artinya: “Dan serulah manusia untuk berhaji, niscaya mereka akan datang
kepadamu dengan berjalan kaki dan mengendarai unta yang kurus yang datang dari
segenap penjuru yang jauh”(QS. al-Hajj: 27)
Nabi Ibrahim As. telah menyerukan (agar berhaji) kepada manusia. Dan Allah Swt.
menjadikan siapa saja yang Dia kehendaki (untuk bisa) mendengar seruan Nabi
Ibrahim As. tersebut dan menyambutnya. Hal itu berlangsung semenjak zaman Nabi
Ibrahim hingga sekarang.
5. Menyaksikan berbagai manfaat bagi kaum muslimin
Allah Swt berfirman:
Artinya: “Agar supaya mereka menyaksikan berbagai manfa`at bagi mereka dan
supaya mereka menyebut nama Allah pada hari yang telah ditentukan atas rizki
yang Dia berikan berupa binatang ternak. Maka makanlah sebagian darinya dan
(sebagian lagi) berikanlah untuk dimakan orang-orang yang sengsara dan fakir”
(QS. Al-Hajj: 28).
6. Saling mengenal dan saling menasehati
Dan diantara hikmah haji adalah bahwa kaum muslimin bisa saling mengenal dan
saling berwasiat dan menasehati dengan al-haq. Mereka datang dari segala penjuru,
dari barat, timur, selatan dan utara Makkah, berkumpul di rumah Allah Swt. Yang tua, di Arafah, di Muzdalifah, di Mina dan di Makkah. Mereka saling mengenal,
saling menasehati, sebagian mengajari yang lain, membimbing, menolong,
membantu untuk maslahat-maslahat dunia akhirat.
7. Mempelajari agama Allah Swt.
Dan di antara manfaat ibadah haji adalah bahwa mereka bisa mempelajari agama
Allah di lingkungan rumah Allah (Baitullah) dan di lingkungan masjid Nabawi dari
para ulama dan pembimbing. Mereka mendapat bimbungan mengenai hukum-hukum
agama, haji, umrah dan lainnya sehingga bisa menunaikan kewajiban mereka dengan
didasari ilmu.
KISAH INSPIRATIF
Kisah Ali bin Muwaffaq, Tukang Sepatu yang Menjadi Haji Mabrur
Menunaikan ibadah haji bagi seorang ulama Abdullah bin Mubarak adalah amal yang besar
seperti jihad fi sabilillah. Ia menunaikan ibadah haji setelah bekerja keras dan berhasil
mengumpulkan 500 dinar uang emas. Ulama asal Khurasan ini berkisah. Saat dia berhaji, dirina
tertidur di Masjidil Haram. Ia pun bermimpi. Dalam mimpinya itu, terlihat olehnya dua malaikat
turun dari langit dan bercakap-cakap.
“Berapa jumlah orang yang menunaikan ibadah haji pada tahun ini?” kata salah satu diantara
keduanya. “Enam ratus ribu,” jawab malaikat satunya.
Lalu malaikat yang tadi bertanya lagi, “Berapa yang diterima hajinya?” Malaikat yang
satunya pun menjawab, ”Tidak ada yang diterima.”
Mendengar percakapan Abdullah bin Mubarak pun menjadi gemetar. Ia pun menangis.
“Semua orang yang ada di sini telah datang dari berbagai penjuru bumi. Dengan dengan
kesulitan yang besar dan keletihan semuanya menjadi sia-sia?” pikir Ibnu Mubarak dalam
mimpinya.
Tiba-tiba salah satu malaikat berkata lagi. “Kecuali hanya seorang tukang sepatu di
Damaskus yang dipanggil Ali bin Muwaffaq. Dia tidak datang menunaikan ibadah haji, tetapi
ibadah hajinya diterima dan seluruh dosanya telah diampuni. Bahkan berkat dialah ibadah
seluruh jamaah haji ini diterima oleh Allah.”
Ketika Abdullah bin Mubarak mendengar percakapannya itu, dan kemudian terbangun.
Mimpi tersebut membuatnya tercenung. Setelah selesai menunaikan ibadah haji, ia berangkat ke
Damaskus. Mulailah menelusuri jejak Ali bin Muaffaq di lorong-lorong kota sampai akhirnya
tempat tinggal Muwaffaq ditemukan.
Sesampainya di rumah yang dicarinya, Syeikh Abdullah bin Mubarak kemudian mengetuk
pintu.
“Assalamu „alaikum warahmatullahi wabarakatuh!” sapanya sambil mengetuk pintu.
Setelah itu si empunya rumah membuka pintunya. Terjadilah bercakapan. Abdullah Ibnu
Mubarak menceritakan perihal mimpinya. Mendengar cerita tersebut, Muwaffaq lalu menangis
dan jatuh pingsan.
Ketika tersadar Abdullah bin Mubarak memohon agar Muwaffaq berkenan untuk
menceritakan semua yang dialaminya terkait dengan hajinya.
Kemudian Muwaffaq pun berkisah perihal rencananya untuk menunaikan ibadah haji. Ia
mengatakan bahwa selama 40 tahun punya keinginan besar untuk melaksanakan ibadah haji.
Untuk itu, dirinya telah berhasil mengumpulkan uang sebanyak 350 dirham dari berdagang atau
memperbaiki sepatu.
Suatu ketika, istrinya yang sedang hamil mencium aroma sedap makanan yang dimasak
tetangganya. Kemudian sang istri memohon kepada Muwaffaq agar dapat mencicipi masakan
tetangganya itu walau sedikit. Lalu Muwaffaq pergi menuju tetangga yang kebetulan di sebelah
rumahnya.
Sesampai di rumah tetangganya itu Muwaffaq mengutarakan maksud kedatangannya. Tidak
disangka tetangganya justru menangis.
Ia berkata “Sudah tiga hari ini anakku tidak makan apa-apa. Hari ini aku melihat keledai mati
tergeletak dan memotongnya kemudian memasaknya untuk mereka. Ini bukan makanan yang
halal bagimu,” ungkapnya sambil sesunggukan dan berderai air matanya.
Seketika itu hati Muwaffaq menjadi terenyuh. Ia kemudian kembali ke rumah dan mengambil
tabungan yang terkumpul untuk berhaji dan diberikan kepada tetangganya yang membutuhkan
itu.
“Belanjakan uang ini untuk anakmu,” kata Muwaffaq.
Saat itu ia berkata dalam hati, “Inilah hajiku.”
Sumber: https://gomuslim.co.id/read/hikmah
Uswatun khasanah
ReplyDelete8e/29
Fia Familia Abdillah
ReplyDelete18
8A
Desi ayu nur eka lestari
ReplyDelete8E/9
Okta Nur Ramadhani
ReplyDelete8d/23
Adelia kurniawati
ReplyDelete8D
01
Aditya fawaz
ReplyDelete8d
2
Rahma Ariska nur khairunnisa
ReplyDelete8d
25
DESTANIKA ASKA PRATAMA
ReplyDelete8D
09
Aluna Maharani
ReplyDelete8E/03
alfian hafizh
ReplyDelete8c
06
Nuraini Septiyani
ReplyDeleteNafsul Mutmainah
ReplyDelete28/8C
Nuraini Septiyani
ReplyDelete8b
24
Ahmad Fahreza Pradana
ReplyDelete01
8F
Andika putri sagita
ReplyDelete8D
4
Nindia choirrun nisa
ReplyDelete8d
22
Diyas Dika Saputra
ReplyDelete8c
16
Arum Butsainah Rooiqoh B.
ReplyDelete8c/09
Najua Argarista
ReplyDelete8C/29
Muhammad Farras jamaluddin
ReplyDelete8c
26
Bagas dairo shando
ReplyDelete8B/10
Muhammad fabiansyah
ReplyDelete22
8b
Novina Abela Yumandari
ReplyDeletekelas:8C
no absen:30
Aurel Yunis Tasia
ReplyDelete8b
8
Alfani Muslim Akbar
ReplyDelete8c
5
Cahya romadoni
ReplyDelete8c/12
Eka Zidan Arifin
ReplyDelete11
8F
Khalifatun Rafiah
ReplyDelete8b/19
Tatima Sholihah
ReplyDelete8e/28
Hanugrah Dwiki Saputra
ReplyDelete21/8C
Umar Anugrah Okta
ReplyDelete8D
31
ERWIN WIDYATMOKO
ReplyDelete17
8C
Dimas aji Winarto
ReplyDelete8d/11
Kevin rasendriya pratama
ReplyDeleteKelas 8c
No 24
Maulana yoga pratama
ReplyDelete8c
25
Abi bagus prayoga
ReplyDelete8a
01
Anggit Dwi Nuraini
ReplyDelete8B/05
Fahmi Kurnia
ReplyDeleteNo 12
Kelas 8B
Aisyah nur ainina 8F/03
ReplyDeleteDinni Fitriana
ReplyDelete8c/15
Farhan ardra razan
ReplyDelete14
8B
Mada arradin
ReplyDelete8B
21
Rahma Aprilia Saputri
ReplyDelete8F/17