Tuesday, March 2, 2021

Fikih Kelas 7 (3-3-21)

Assalamu'alaikum Wr. Wb

Bagaimana kabar anak-anakku sekalian? Semoga sehat wal 'afiat. Aamiiin!

Materi hari ini tentang shalat dalam keadaan tertentu, silahkan kalian berdoa dahulu.

Silahkan kalian, dibaca, difahami dan di ringkas materinya. jangan lupa absen di isi.

Klik : AbsenFI7 3-3-21 

MATERI! 


A. SHALAT FARDHU DALAM KONDISI TERTENTU

1. Pengertian Shalat Fardlu Dalam Kondisi Tertentu

Kita masih ingat! Shalat fardlu merupakan ibadah yang paling tinggi derajatnya

dibanding ibadah-ibadah lainnya. Begitu tingginya, Allah Swt. mewajibkan bagi seluruh

umat Islam yang sudah baligh di tengah-tengah kondisi apapun. Shalat tetap menjadi

kewajiban yang harus penuhi, meskipun dalam kondisi sulit dan darurat.

Shalat fardlu dalam kondisi tertentu dapat diartikan sebagai pelaksanaan shalat

dalam kondisi yang tidak wajar dengan cara-cara yang lebih luwes dan longgar dibanding

dengan pelaksaan dalam situasi normal.

2. Dasar Hukum Pelaksanaan

Mari kita cermati! Shalat dalam kondisi tertentu telah dipraktekkan pada masa

Nabi Saw. Praktek ini dapat dilihat dari turunnya petunjuk Allah Swt. kepada Nabi Saw

untuk melakukan shalat dalam kondisi bertempur di jalan Allah atau yang diperbolehkan

menurut ketentuan fikih. (Tulis ayat al qur'anya)


Dan apabila engkau (Muhammad) berada di tengah-tengah mereka (sahabatmu) lalu

engkau hendak melaksanakan shalat bersama-sama mereka, maka hendaklah segolongan

dari mereka berdiri (shalat) besertamu dan menyandang senjata mereka, kemudian apabila

mereka (yang shalat besertamu) sujud (telah menyempurnakan satu rakaat), maka

hendaklah mereka pindah dari belakangmu (untuk menghadapi musuh) dan hendaklah

datang golongan yang lain yang belum shalat, lalu mereka shalat denganmu, dan

hendaklah mereka bersiap siaga dan menyandang senjata mereka. Orang-orang kafir ingin

agar kamu lengah terhadap senjatamu dan harta bendamu, lalu mereka menyerbu kamu

sekaligus. Dan tidak mengapa kamu meletakkan senjata-senjatamu, jika kamu mendapat

suatu kesusahan karena hujan atau karena kamu sakit, dan bersiap siagalah kamu.

Sungguh, Allah telah menyediakan azab yang menghinakan bagi orang-orang kafir

itu.QS.an-Nisa’(4) : 102

Nabi Saw juga pernah mempraktekkan shalat dalam kondisi tertentu sebanyak dua

puluh empat kali akibat pertempuran menghadapi orang kafir. Pelaksaan shalat terjadi

pada saat Nabi Saw memimpin pertempuran di Dzatur Riqa’ setelah perang Khandaq.

Ayo kita baca, cermati dengan seksama, dan berikan kesimpulan tentang

kandungan hadis-hadis Nabi Saw dibawah ini:

a) Hadis Nabi Saw: (Tulis arabnya)


Artinya:

Dari Ali bin Abi Thalib Ra, dari Nabi Saw, ia bersabda:

Seorang yang sakit itu hendaklah shalat dengan berdiri kalau

bisa, kalau tidak bisa hendaklah dengan sujud, kemudian kalau

tidak bisa sujud maka hendaklah cukup berisyarat dengan

kepalanya, dengan menjadikan sujudnya itu lebih rendah daripada

rukunya. Kemudian apabila ia tidak bisa shalat dengan duduk,

maka hendaklah ia shalat dengan berbaring ke kanan dengan

menghadap kiblat. Kemudian apabila ia tidak bisa berbaring ke

kanan, maka hendaklah ia shalat dengan terlentang dengan

menghadapkan kedua kakinya ke arah kiblat. (HR. Daruquthni)

Apakah kandungan-kandungan hadis yang dapat kita temukan? Kondisi tertentu yang

memperbolehkan pelaksanaan dengan tata cara yang lebih luwes dan longgar tidak hanya

peperangan. Sakit dan berada di atas perahu juga merupakan dua kondisi tertentu yang

memperbolehkan shalat fardlu lebih longgar pelaksanaannya.

3. Shalat Khauf dan Tata Caranya

Apakah yang kita ketahui tentang shalat khauf? Shalat khauf merupakan shalat

fardlu yang dilaksanakan di tengah munculnya kekhawatiran atau ketakutan. Pada masa

Nabi Saw, shalat khauf dilaksanakan di tengah kecamuknya pertempuran melawan orang

kafir. Beliau bersama sahabat melaksanakan shalat khauf karena sebab adanya perasaan

khawatir dan takut serangan mendadak dari pihak musuh.

4. Shalat Fardlu Orang Sakit

Tahukah kamu? Orang yang sakit sangat parah tetap memiliki kewajiban

melaksanakan shalat fardlu lima waktu. Kelonggaran yang dimiliki jika orang yang sakit

sulit untuk berdiri atau dikhawatirkan akan semakin parah.

Ada beberapa tahapan yang dapat dipilih sebagai cara melaksanakan shalat fardlu

bagi orang sakit. Pilihan bergantung pada tingkat keparahan atas sakit yang dideritanya.

Ayo kita cermati tata cara pelaksanaan shalat khauf!

5. Shalat Fardlu Di atas Kendaraan

Mari kita cermati! Shalat diatas kendaran merupakan salah satu bagian dari

pelaksanan shalat fardlu dalam kondisi tertentu. Jika pada zaman dulu kendaraan yang

digunakan adalah binatang onta dan keledai, maka pada saat ini pesawat terbang, kapal

laut, bus, kereta api, dan seterusnya termasuk bagian dari kendaraan.

Di sunnahkan menghadap kiblat pada waktu takbiratul ihram. Setelah takbiratul ihram,shalatdilanjutkan dengan

mengharap sesuatu jalannya

kendaraan yang ditumpangi.

Sunnah ini dianjurkan,

ketika mengetahui dengan

jelas arah kiblat. Jika tidak

mengetahui arah kiblat

secara pasti, shalat dapat

menghadap arah sesuai laju

kendaraan.

Jika tidak memungkinkan, shalatnya tidak harus dilakukan seperti dalam keadaan normal,

berdiri dan menggelar sajadah. Pelaksanaan shalat dapat dilakukan di kursi atau

tempat duduk masingmasing. Hal ini dianalogikan dengan shalat Rasulullah Saw di punggung unta

6. Shalat Fardlu di Tengah Kondisi Tidak Pasti

Apakah yang kita pahami dengan kondisi yang tidak pasti? Keadaan yang

memungkinkan umat Islam tidak dapat melaksanakan shalat fardlu secara normal.

Contohnya ketika aparat keamanan yang muslim mengepung sindikat pengedar ganja

bersenjata, sedang melaksanakan evakuasi warga di lereng gunung yang sedang meletus,

berada di tempat yang rawan bencana, dan seterusnya.

Keadaan tidak pasti dapat diartikan sebagai satu kondisi yang menciptakan rasa

was-was, khawatir dan takut akan terjadinya sesuatu, jika kita melaksanakan shalat dengan

cara yang normal atau wajar.


40 comments:

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  2. Nama:Ludfi nugroho
    Kelas:7f
    No absen:17

    ReplyDelete
  3. Nama:Riva putri nur aini
    Kelas: 7 f
    No absen:24

    ReplyDelete
  4. Nama:Muhammad Ihsan Yahya
    kelas:7D
    No.absen:17

    ReplyDelete
  5. NAMA:CHOIRUN NISSA ALMA AULIA
    KELAS:7D
    NO ABS:9

    ReplyDelete
  6. Nama:Ahmad Nur Rifai
    Kelas:7f
    No absen:3

    ReplyDelete
  7. Muhammad Alif Daneswara
    7e
    18

    ReplyDelete
  8. Nama:Dhanu Wahyu Saputro
    Kelas:7f
    No:07

    ReplyDelete
  9. Agustian ananda adi pradana
    7e
    4

    ReplyDelete

SKI kelas 8 ABC (15/01/22)

Assalamu'alaikum Wr. Wb Salam sehat selalu dan tetap semangat untuk belajar, sebelum dimulai mari awali dengan berdoa. Materi hari ini t...